Kamis, 13 April 2017
NAMA : FITRIA
NIM : 20151004
JURUSAN : TEKNIK
INFORMATIKA
Soal :
1. Apa
yang dibutuhkan agar interaksi manusia dan komputer dapat berjalan dengan baik
?
Jawab :
Interaksi manusia
dan komputer akan berjalan baik apabila didukung dengan peralatan yang memadai.
Seperti dalam mendesain interface seharusnya tidak hanya dapat dilihat,
disentuh atau didengar, tetapi juga mencakup konsep, kebutuhan user untuk
mengetahui system computer dan harus dibuat terintegrasi keseluruh sistem. Layout,
tampilan dan navigasi layar system akan memberikan efek bagi pengguna melalui
banyak cara. Jika hal tersebut rumit dan tidak efiesien. Maka pengguna akan
kesulitan dalam mengerjakan pekerjaan mereka dan relatif melakukan banyak
kesalahan.
Soal :
2.
Dan
berikan contoh akibat buruknya perancang suatu interface ?
Jawab :
Ketika pilihan ‘Save’ dan ‘Delete’ diklasifikasikan sebagai “Operasi File”
dan berada dalam satu kelompok yang sama. Jika user tidak teliti atau tidak sengaja
terpilih ‘delete’ padahal yang dimaksud adalah ‘Save’, maka akibatnya bisa
ditebak. Apalagi ditambah dengan tidak adanya dialog/mekanisme konfirmasi
pelaksanaan proses ‘delete’. Itulah akibat buruknya perancang interface yang
menyebabkan kerugian si user.
Soal :
3.
Bagaimana
pendapat anda mengenai warna dalam interaksi manusia dan komputer ? jelaskan!
Jawab :
Mennurut saya kombinasi warna menjadi salah satu unsur
penting dalam sebuah desain.Karena dengan warna yang sesuai dapat memberikan
karakter pada suatu desain serta dapat menarik perhatian orang untuk melihat
desain kita dan pada akhirnya orang dapat mengerti pesan yangh disampaikan oleh
desain tersebut secara keseluruhan.Kenapa ? Saya mengambil kesimpulan dari
beberapa penjelasan dibawah ini.
Warna adalah salah satu elemen yang cukup penting dalam
desain grafis. Dalam ilmu seni rupa, warna bisa mewakili emosi dari karya
tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh
audience.
Warna berfungsi untuk memberikan vibrasi tertentu di dalam suatu
desain. Begitu hebatnya kekuatan warna, sehingga bisa memberikan efek
psikologis kepada semua orang yang melihatnya. Malah di dalam terapi kesehatan,
warna tertentu di gunakan untuk membantu pasien menjadi lebih cepat sembuh,
menarik kan?. Bagi desainer pemula terutama desain grafis merasa gamang dan
kesulitan dalam pemilihan warna.
Hal ini dikarenakan karena seorang desainer grafis tidak
akan dianggap pakar bila tidak menguasai bidang ini. Kesalahan pemilihan warna
bisa berakibat fatal. Warna – warna tertentu dapat menyebabkan mata cepat
lelah, jika tidak dipadukan dengan warna yang cocok. Semua orang punya selera
sendiri dalam hal pemilihan kombinasi warna namun terdapat satu titk temu dalam
hal ini, harmoni. Kali ini kita akan membahas tentang psikologi warna di dalam
desain grafis
1.
Merah
Merah
adalah warna yang kuat sekaligus hangat. Biasanya di gunakan untuk memberikan
efek psikologi ‘panas’ , ‘berani’ , ‘marah’ dan ‘berteriak’. Beberapa studi
juga mengindentifikasi merah sebagai warna yang sexy. Di dalam desain, kita
bisa menggunakan warna merah sebagai aksen karena sifatnya yang kuat. Misalnya,
foto hitam putih di berikan aksen warna merah sedikit saja sudah bisa membuat
foto tersebut menjadi terlihat berbeda.
2.
Hijau
Hijau
adalah warna yang tenang karena biasanya di kaitkan dengan lingkungan dan alam.
Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna hijau untuk memberikan kesan
segar. Dan dengan mudah kita bisa memberikan nuansa membumi dengan kombinasi
warna hijau dan coklat gelap. Kalau warna merah di atas bisa di ibaratkan
sebagai musik rock dengan hentakan keras dan cepat, maka warna hijau bisa di
ibaratkan sebagai musik klasik (atau musik-musik meditasi). Maka itu
berhati-hatilah memadukan merah dan hijau, karena akan sedikit bermasalah. Atau
tambahkan saja kuning sehingga menjadi musik Reggae.
3.
Biru
Biru
adalah warna favorit para pria dan termasuk warna yang ‘dingin’. Kalau di dunia
desain, biru sering di sebut “warna corporate” karena hampir semua perusahaan
menggunakan warna biru sebagai warna utamanya. Tidak heran memang, karena biru
merupakan warna yang termasuk tenang dan bersifat penyendiri. Efek lain warna
biru adalah sering di anggap sebagai warna yang sedih (langit biru di malam
hari?). Biru juga bisa di pakai untuk menurunkan nafsu makan, karena
berkonotasi dengan racun. Jadi gunakanlah warna biru untuk mendesain box obat
diet
4.
Kuning
Kuning
adalah warna yang ceria, menyenangkan dan menurut saya sedikit
‘melompat-lompat’. Tidak heran warna kuning identik dengan mainan anak-anak.
Kuning juga biasanya di gunakan untuk mendapatkan perhatian dari orang yang
melihat desain kita. Karena begitu kuatnya warna kuning ini, seringkali di
gunakan untuk mendapatkan perhatian orang. Ingat rambu lalu lintas yang
memberikan tanda bahaya? Semua di dominasi warna kuning atau merah (yang masih
satu garis keturunan)
5.
Ungu
Ungu
adalah warna yang memberikan kesan spiritual, kekayaan dan kebijaksanaan. Saya
jadi ingat desain baju penyihir / dukun / sejenisnya di jaman medieval,
kebanyakan di dominasi warna ungu. Ungu juga warna yang unik karena sangat
jarang kita lihat di alam. Dengan menggunakan warna ungu kita bisa memberikan
kesan unik pada desain kita, baik kita menggunakan secara dominan atau hanya
sebagai aksen saja. Kelemahannya adalah sangat susah di padukan dengan warna
lain, kita harus ekstra memikirkan warna yang cocok bersanding dengan warna
ungu.
6.
Coklat
Coklat
adalah warna bumi, memberikan kesan hangat, nyaman dan aman. Namun selain itu,
coklat juga memberikan kesan ‘sophisticated’ karena dekat dengan warna emas.
Bisa di bayangkan kesan ‘mahal’ desain dengan kombinasi warna hitam dan coklat
muda. Dan tidak lupa, coklat juga bisa memberikan nuansa ‘dapat di andalkan’
dan ‘kuat’. Saya membayangkan warna coklat bisa di gunakan di firma hukum sebagai
warna utama perusahaan mereka.
7.
Oranye
Oranye
adalah hasil peleburan merah dan kuning, sehingga efek yang di hasilkan masih
tetap sama, yaitu ‘kuat’ dan ‘hangat’. Warna ini sering di gunakan pada tombol
website yang penting, seperti ‘buy now’ , ‘register now’ dan lainnya yang
sejenis, istilahnya adalah ‘call to action’ button. Dari sisi psikologis
sebenarnya warna oranye memberikan kesan tidak nyaman, dan sedikit gaduh.
Mungkin karena sebab itulah warna ini paling banyak di pakai untuk menarik
perhatian orang.
8.
Merah Muda
Merah
muda adalah warna yang feminin, kalau menggunakan warna ini pasti kamu
berurusan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan. Efek cinta romantis juga
bisa timbul dari warna merah muda ini, agak sedikit berbeda dengan warna merah yang
lebih menggambarkan ‘gairah yang berani’. Tetapi banyak juga desainer yang
berani menggunakan warna merah muda ini dengan terang-terangan. Misalnya dengan
kombinasi hitam dan merah muda sebuah desain bisa menjadi terlihat unik.
9.
Putih
Putih
adalah warna yang murni, tidak ada campuran apapun. Makanya sering di anggap
sebagai warna yang menimbulkan efek suci dan bersih. Ketika kita ingin membuat
desain yang simple dan minimalis, menggunakan warna putih adalah langkah yang
tepat (walaupun bukan cara satu-satunya).
10.
Hitam
Hitam
adalah warna yang gelap, suram, menakutkan tetapi elegan. Saya merasa elemen
apapun jika di taruh di atas background hitam akan terasa lebih bagus
(misalnya, pada waktu menampilkan foto, portfolio atau produk). Tapi tidak
selalu efektif di dalam kasus tipografi.
Soal :
4. Mengapa manusia begitu penting dalam
interaksi manusia dan komputer ?
Jawab :
Karena
manusia berperan dalam menciptakan sistem yang dapat mengolah data menjadi
suatu informasi yang dapat disampaikan dan sebagai alat bantu pengambil
keputusan. Dengan terbentuknya sistem maka dalam mengatur suatu hubungan
itu menjadi lebih mudah. Manusia adalah pemahaman bagaimana suatu komputer itu
dapat bekerja sehingga saling berinteraksi dalam dunia yang berbeda.
contoh : dalam dunia komputer
sistem itu sangat penting jadi sistem itu lah yang mengatur semua hal atau
komponen yang ada pada komputer tersebut.
